Minggu, 19 Juni 2016

オラビーチ

オラビーチはマルク州のセラム島にあります。白砂もあり、青く澄んだ海水があり、人気のあるビーチです。様々な長所を持っているこのビーチをご紹介したいと思います。英語版の記事はこちらをご覧ください。

オラビーチ


マヌセラという国内公園の景色が見え、ビーチの周りに高い崖もあり、その上海の上にある床の高いの宿泊施設もあり、このビーチの魅力につながりました。7部屋しかない宿泊施設の下に澄んだ海水があるので、雰囲気が良くて静かで、このビーチには一人でいるゆっくりした時間を感じられます。

更に、オラビーチでシュノーケリング、ダイビングをしながら、海底で生きる自然なサンゴ礁をはじめ、様々な魚などが見られて、素晴らしい体験が出来ます。そして、シュノーケリングをしている時、深く潜る必要はありません。なぜなら、海水が青く澄んでいるので、2または3メートルまで潜ると、生物が見られるのです。あまり水泳ができない人向けのシュノーケリング場所だと言えます。

Ora Beach

オラビーチではシュノーケリング、ダイビングの場所がいっぱいあり、お客様が好きな場所を自分で選ばれます。大人気の場所は高い崖から近い所にあります。なぜなら、この崖の下の方に付いているサンゴ礁と可愛い魚といった生物がたくさんいるためです。美し過ぎて、離れたくない気持ちにしてしまいます。お客様がシュノーケリング、ダイビングをする間に、海の真ん中に写真を撮るサービスや荷物を預ける場所があるので、便利です。

Ora Beach

 オラビーチは長所がある反面、短所もあります。このビーチは浅い海なので、泳いでいる時、サンゴ礁によって怪我すること、サンゴ礁を変形させてしまう可能性があるので、お気をつけてください。また、オラビーチのことはまだあまり知られておらず、シュノーケリング、ダイビング器具を借りる場所があまりないので、自分するか、アムボン市で借りることができます。

Ora Beach

  オラビーチは遠方なので、海路と空輸という2つの行き方があります。下記に、詳しく説明いたします。

海路

最初 、アムボン市のパティムラ空港に着いて、タクシーまたは公共交通でテュレフ港へ行きます。そこから、高速スピードボートで2時間セラム島のアムハイ港へ行きます。そのボート費用はVIPは御一人150,000ルピア(1500円程)ですが、普通の便は御一人92,000ルピア(920円程)です。そして、アムハイ港からサワイ村まで公共交通で行き、オラビーチまでジェットスキーで10分航海します。

空輸 

ワハイ空港へ飛行機で行き、セラム島のアムハイ港へ高速スピードボートで行きます。そして、オラビーチへジェットスキーで10分航海します。

デラワン島にある最高の観光スポットについてもご覧ください。

オラビーチにある宿泊施設費用は2種類あり、費用は海上の宿泊が一泊750,000ルピアですが、床の高い宿泊は一泊450,000ルピアです。しかし、コストがもっと安い宿泊もあります。オラビーチはサレマン村から近いので、たくさんの安い宿泊があります。

Ora Beach

 シュノーケリング、ダイビングの他、マヌセラ国内公園で114種の鳥を見ることができます。その中で、14種の鳥カステュリテルナテをはじめ、ヌリテングクックなどはインドネシアにしかいない鳥です。そして、ラジャ島、サワイ島、ケルラワ島、テュジュ島、テンガー島、サパレワ島といったオラビーチの周りにある小さい島へ行くことができます。更に、このビーチの近くにも冷たい泉があり、「オランダ泉」と呼ばれています。なぜオランダ泉と呼ばれるか、この泉はオランダ人によって発見されたからです。

Ora Beach

 世界の海底も素晴らしく、景色もよく、小さい島々によって囲まれているため、「インドネシアの小さいパラダイス」と呼ばれているビーチです。

オラビーチというこの記事は旅行しようと思っている人に役に立っていただけると幸いです。大切な人と自分のペースで気兼ねなく楽しみ、たくさんの思い出を作ってください。

Sabtu, 18 Juni 2016

Wisata Pulau Pagang, Padang Sumatera Barat

Wisata Pulau Pagang, Padang Sumatera Barat merupakan ikon pariwisata baru yang ada di daerah Sumaterah Barat. Bagi kamu yang sedang berada di kota Padang cobalah sempatkan untuk mampir ke Pulau Pagang.

Pulau Pagang adalah sebuah pulau yang tak terlalu besar dengan luas hanya sekitar 10 hektar, kamu hanya butuh waktu sekitar kurang lebih 1 jam untuk mengelilingi pulau ini. Sebenarnya di sekitar pulau ini terdapat pulau-pulau lainnya seperti (klik) Pulau Sikuai, Pulau Pasumpahan dan Pulau Pamutusan serta pulau-pulau lainnya. Untuk pulau-pulau tersebut nantinya akan saya ulas lebih dalam. Namun untuk kali ini saya mencoba terlebih dahulu mengulas segala Potensi wisata yang ada di Pulau Pagang.

Pada pagi hari ini saya mencoba mengulas perihal wisata Pulau Pagang, Padang Sumatera Barat. Semoga dapat berguna menambah wawasan kamu tentang referensi destinasi liburan yang ada di tanah nusantara kita.

Wisata Pulau Pagang, Padang Sumatera Barat

Pulau Pagang
pulau pagang
Apakah kamu sudah pernah dengar Pulau Pagang? Kota Padang memang menyimpan banyak potensi wisata yang menakjubkan, selain Jalan Kelok Sembilan yang sudah populer ternyata masih terdapat destinasi lainnya seperti salah satunya Pulau Pagang

Pulau cantik ini memiliki pasir putih pantai yang sangat lembut dan kehidupan bawah lautnya yang belum banyak tersentuh tangan manusia menjadi daya tarik utamanya. Bahkan jika beruntung kamu dapat bertemu dengan penyu, pasti akan menjadi pengalaman tak terlupakan. Arus ombaknya pun tak terlalu besar. Sehingga kamu dapat merasa nyaman dan aman untuk bersnorkeling ria.

Pulau Pagang
tampak depan pulau pagang

Pulau Pagang
biru jernih air laut
Sebagai pulau kecil memang fasilitas yang ada belum terlalu lengkap. Hanya ada beberapa cottages dengan kisaran harga sekitar Rp. 250.000-Rp. 300.000/malam dan aliran listrik pun masih terbatas hanya tersedia dari pukul 6 sore hingga 12 malam. Kemudian jangan bahayangkan ponsel kamu dapat berfungsi disini, karena memang belum ada tower pemancar provider. Untuk air bersih, kamu tak perlu khawatir akrena cukup melimpah. 

Pulau Pagang
cottage
Bagi kamu yang suka dengan kegiatan outdoor, kamu juga dapat berkemah di pulau ini. Namun untuk segala bahan logistik makanan harus kamu persiapkan dengan baik. Karena di Pulau Pagang tidak terdapat warung. Serta janganlah lupa untuk membawa lotion anti nyamuk juga.

Pulau Pagang
berkemah di pulau pagang
Banyak kegiatan yang kamu dapat lakukan di pulau ini, seperti kamu dapat mengunjungi pulau-pulau sekitar dengan tema liburan one day trip. Namun untuk peralatan snorkeling sebaiknya kamu sudah siapkan sebelum pergi ke Pulau Pagang, karena di pulau ini belum ada tempat penyewaan alat snorkeling. 

Selain menikmati keindahan perairannya, kamu juga dapat berjalan ketengah pulau untuk bercanda gurau atau berkenalan dengan para penduduk pulau. Jika beruntung kamu juga dapat minta untuk dapat diantar trekking ke bukit, dimana melihat seluruh pulau dari atas bukit tersebut sangat menyakjubkan. Warna degradasi air laut dan hijau pepohonan sangat indah bila diabadikan dalam bentuk foto.

Pulau Pagang
pemandangan dari atas bukit menjadi ikon pulau pagang
Jika kamu mencari suasana liburan yang tenang, jauh dari hiruk pikuk segala kegiatan dan ingin lari sejenak dari rutinitas kehidupan kamu sehari-hari? Saya rasa Pulau Pagang menjadi jawaban terbaik untuk kamu. Dengan nuansanya yang rindang terdiri dari hutan pulau kecil serta angin laut semilir menyentuh lembut kulit kamu akan membuat suasana hati tenang. Kemudian bila kamu ingin melihat sunset, kamu dapat berjalan kebelakang pulau dimana terdapat spot untuk dapat menikmati keindahaan sang fajar terbenam sambil mensyukuri hal apa saja yang kamu lalui hari ini.

Pulau Pagang
suasana tenang pulau pagang
Untuk dapat mengunjungi pulau ini kamu dapat tempuh dengan beberapa cara. Jika kamu berdomisi luar Padang, kamu dapat terbang menuju Bandara Internasional Minangkabau Padang. Kemudian kamu dapat lanjutkan perjalanan dengan menggunakan angkutan umum/taksi untuk menuju Pelabuhan Mauro. Setelah itu kamu dapat mencari kapal untuk mengantarkan kamu ke Pulau Pagang dengan lama perjalanan sekitar 60 menit.

Atau kamu juga dapat melewati rute pesisir selatan dengan menggunakan angkutan umum/taksi/menyewa kendaraan untuk menuju Pelabuhan Carocok Tarusan. Kemudian menyebrang dengan lama perjalanan sekitar 30 menit.

Namun untuk perihal harga penyebrangan dari kedua pelabuhan ini memang sulit ditetapkan harganya. Karena sangat bervariasi, semua tergantu pada keahlian kamu bernegosiasi dan juga moment saat kamu datang jika sedang high season atau libur hari-hari besar biasanya harganya sedikit berbeda.

Selain opsi tersebut, kamu juga dapat menggunakan rute terakhir yaitu dari Bandara kamu dapat menuju Pelabuhan Bungus menggunakan taksi dengan biaya sekitar Rp. 130.000 atau bisa juga dengan menggunakan Damri  dengan biaya Rp. 18.000/orang untuk menuju kota dan turun di Taman Melati, kemudian disambung menggunakan ojek dengan biaya Rp. 25.000-Rp. 30.000/orang menuju pelabuhan. Ada banyak kapal bermotor dengan ukuran kecil cukup untuk kapasitas 6-10 orang. Mungkin jika kamu tak mau repot, kamu dapat menggunakan jasa agent travel yang banyak menyediakan paket-paket liburan menuju Pulau Pagang.

Pulau Pagang
perjalanan menuju pulau pagang
Walaupun Pulau Pagang belum sepopuler dan minim fasilitas dibandingkan destinasi bahari lainnya, namun keseruan yang dapat diberikan oleh pulau ini sangatlah berharga. Pengalaman liburan yang tak terlupakan dan jangan lupa membawa kamera saat kamu mengunjungi pulau ini. Serta tetap jagalah kebersihan dimanapun kamu berada.

Tuhan anugerai alam nusantara dengan sangat indah. Berdiri melihat biru jernih air laut di kala sunset, terbesit pemikiran alangkah kuasanya Sang Pencipta. Maka ingatlah hanya sebagai mahkluknya, kita sudah sombong? Percayalah Tuhan maha benci dengan orang yang sombong.

Demikian ulasan saya kali ini perihal wisata Pulau Pagang, Padang Sumatera Barat. Semoga dapat membantu sebelum kamu mengunjungi tempat ini. Dukung terus pariwisata Indonesia, agar dapat bicara pada dunia.

Selasa, 07 Juni 2016

Wisata Gunung Argopuro atau Pendakian Gunung Argopuro Situbondo via Baderan

Wisata Gunung Argopuro atau Pendakian Gunung Argopuro Situbondo via Baderan, merupakan gunung yang berada dalam kompleks Pegunungan Iyang. Gunung Argopuro adalah sebuah gununug berapi yang kini sudah tak aktif lagi.

Gunung Argopuro memiliki ketinggian yang tak terlalu tinggi sekitar 3.088 mdpl. Namun untuk mendaki hingga puncak memakan waktu yang panjang. Tak heran, karena memang Gunung Argopuro merupakan trek terpanjang di pulau Jawa sekitar 63 Km. Menurut mitos masyarakat sekitar gunung ini termasuk salah satu gunung yang angker karena mistisnya, konon puncak Gunung Argopuro merupakan tempat tinggal Dewi Rengganis (adik dari Nyi Roro Kidul). Oleh karena itu puncak gunung ini diberi nama Puncak Rengganis. Sebetulnya terdapat 2 buah puncak pada gunung ini yaitu Puncak Rengganis dan Puncak Argopuro.

Pendakian gunung ini memang para pendaki dituntut untuk ekstra dalam pendakian, selain fisik dan mental serta bahan logistik yang cukup karena butuh minimal 4 hari lamanya mendaki. Untuk mendaki gunung ini dapat melewati 2 jalur, yaitu via desa Bremi atau desa Baderan. Kemudian dalam kesempatan kali ini saya akan mencoba mengulas tentang pendakian Gunung Argopuro menggunakan jalur desa Baderan lalu jalur turun melalui via desa Bremi. Sebelum lanjut kamu juga dapat membaca pendakian puncak tertenggi di Bali.

Pada sore sari ini saya mencoba mengulas perihal wisata Gunung Argopuro atau pendakian Gunung Argopuro Situbondo via Baderan. Semoga dapat berguna bagi anda yang ingin mencoba tantangan menginjakkan kaki di Puncak Rengganis.

Wisata Gunung Argopuro atau Pendakian Gunung Argopuro Situbondo via Baderan

Gunung Argopuro
Gunung Argopuro
Untuk menuju titik awal, jika kamu berdomisili di Jakarta. Kamu dapat menggunakan kereta api dengan mengambil rute Jakarta-Malang-Jember-Situbondo. Setibanya di Situbondo kamu langsung menuju terminal Situbondo dan menggunakan jasa ojek untuk menuju desa Baderan dengan biaya sekitar Rp. 70.000.

Sesampainya kamu di pintu pos pendakian Baderan, kamu diharuskan membayar simaksi sebesar Rp. 20.000/hari. Kemudian seperti biasa kamu akan di briefing oleh pengelola setempat atau rangger sebelum mulai mendaki. Untuk mendaki gunung ini memang dibutuhkan mental serta pengetahuan medan yang akan dilalui, oleh karena itu bagi para pendaki pemula sebaiknya didampingi oleh pendaki yang lebih senior (sudah mengetahui navigasi). Catatlah titik-titik kordinasi jalur yang kamu akan gunakan. Untuk meminimalis hal yang tak diinginkan.

Gunung Argopuro
rute jalur pendakian

Sebetulnya ada alternatif lain untuk mendaki Gunung Argopuro yaitu dengan menggunakan ojek warga sekitar dengan biaya sekitar Rp. 150.000/orang, maka kamu akan diantar hingga Pos mata air 1. Jika ditempuh dengan berjalan kaki membutuhkan waktu sekitar 12 jam perjalana, tapi agar lebih merasakan sensasi saya memilih untuk berjalan kaki saja.

Gunung Argopuro
pos pendakian Baderan
Sebelum menuju puncak, kamu diharuskan mengikuti jalur yang sudah ditentukan dengan melewati beberepa pos pendakian seperti Pos mata air 1 & 2, Sungai Qolbu, Cikasur dan Cisentor. Dengan tektur trek yang terdiri dari tanah, pasir, akar pepohonan dan bebatuan besar hingga batuan kapur.

Perjalanan dari Pos mata air 1 menuju Pos mata air 2 membutuhkan waktu sekitar 4 jam perjalanan dan akan melewati perbukitan. Dengan cuaca yang cukup dingin serta hari mulai gelap dan terlalu berbahaya untuk tetap melanjutkan perjalanan, oleh karena itu saya memutuskan untuk berkemah di punggungan dekat mata air 2.

Gunung Argopuro
istirahat dan persiapan berkemah
Keesokan pagi sekitar pukul 08.00, saya bergegas untuk melanjutkan perjalanan untuk menuju Pos Sungai Qolbu dengan lama perjalanan sekitar 2 jam. Sesampainya di Sungai Qolbu, kamu dapat beristirahat untuk menyegarkan badan. Air sungai yang sangat jernih dan alami serta pemandangan alam sekitar mampu membius kamu akan keindahannya. 

Sesudah beristirahat, saya kembali bersiap untuk melanjutkan perjalanan menuju pos selanjutnya yaitu savana Cikasur. Dengan trek landai yang akan melewati hutan yang cukup rindang serta rumput ilalang yang cukup tinggi. Untuk menuju savana tersebut membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam perjalanan, jika tak ada kabut pemandangan savana dari kejauhan sangatlah indah. Jika kamu beruntung kamu dapat menemukan kera hitam bergelantungan dipepohonan dan bahkan terkadang akan muncul burung merak berumur cukup tua dengan bulu dan ekor yang sangat anggun. 


Gunung Argopuro
savana
Gunung Argopuro
savana Cikasur
Gunung Argopuro
berfoto ria
Konon pada jaman Belanda, di Cikasur terdapat sebuah lapangan terbang dan sampai saat ini pun pondasi-pondasi bekas bangunan tersebut dapat dilihat. Beredar pula sebuah cerita, dimana para pendaki dapat mendengar jeritan gaib yang dipercaya berasal dari para pekerja yang dipaksa untuk menguburkan diri pada parit yang mereka gali sendiri.

Kemudian saya kembali mulai perjalanan kembali untuk menuju Cisentor dengan lama perjalanan sekitar 4 jam. Sebelum sampai Cisentor kamu akan melewati sebuah hutan bernama Hutan Setan, pada hutan tersebut banyak ditumbuhi tumbuhan beracun setinggi mata kaki berupa tumbuhan berduri. Pada trek kali ini tidak terlalu menanjak dan hanya melewati dua buah bukit. Sesampainya diujung bukit ke dua dan menyusuri lereng gunung serta sungai maka kamu akan sampai di Cisentor.

Setelah sampai Cisentor dan hari pun mulai malam, saya kembali berkemah. Cisentor merupakan area berkemah terbaik, karena pada area tersebut terdapat sebuah aliran sungai kecil yang airnya dapat diminum dan terdapat tumbuhan selada air yang dapat dimakan.

Gunung Argopuro
aliran sungai
Gunung Argopuro
selada air
Keesokan pagi sekitar pukul 09.00, bergegas kembali berjalan untuk menuju puncak dengan lama perjalanan sekitar 4-5 jam yang akan melewati sebuah tempat bernama Rawa Embik. Sebelum puncak kamu dapat menaruh tas cariel  pada sebuah pohon besar. Lalu kamu dapat menaiki puncak Gunung Argopuro 1 bernama Puncak Rengganis. Beredar kembali sebuah cerita saat kamu berada disini, kamu dapat mencium aroma wangi-wangian dan betul kebetulan saya mengalami hal tersebut. 

Gunung Argopuro
puncak rengganis
Puas berfoto ria dan menikmati keindahan Puncak Rengganis yang sangat populer dikalangan pecinta alam dan para pendaki. Saya kembali melanjutkan perjalanan ke Puncak Argopuro dengan lama perjalanan sekitar 1 jam. Setelah sampai di Puncak Argopuro saya kembali menghentikan perjalanan sekedar untuk menikmati bonus pemandangan dari Gunung Argopuro dan beristirahat.

Gunung Argopuro
puncak argopuro
Setelah puas menikmati keindahan alam dan kebesaran Sang Pencipta, saya kembali bergegas untuk mengejar waktu untuk turun di Danau Taman Hidup. Melewati trek dengan kontur seperti akar pepohonan, bebatuan dan pasir dengan lama perjalanan sekitar 5 jam. 

Gunung Argopuro
danau taman hidup
Gunung Argopuro
berfoto ria di danau
Sesampainya di Danau Taman Hidup dengan cuaca yang dingin dan malam yang cerah, saya kembali berkemah. Keesokan pagi sekitar pukul 10.00, saya kembali lakukan perjalanan turun menuju desa Bremi. Setelah melewati pemandangan yang indah dan trek yang cukup panjang serta melelahkan, maka sampailah di Pos pendakian Bremi dengan lama perjalanan sekitar 4-5 jam. Usailah sudah pengalaman seru dan perjalanan panjang yang menguras fisik serta emosi untuk dapat mengexplore Gunung Argopuro.
Gunung Argopuro
pos pendakian Bremi
Segala tahapan dan proses panjang demi hasil yang memusakan telah dilalui. Hal tersebut membuat teringat akan kehidupan yang terkadang membutuhkan proses dan mendapatkan segala sesuatu dengan singkat, rasanya merupakan hal yang mustahil. Kemudian jika melihat dari kejauhan Gunung Argopuro serta dibalik cerita-cerita yang beredar, seyogyanya agar kita dapat berkaca diri tentang apa yang dapat kita sombongkan dibalik kebesaran dan kehendak Sang Pencipta? Selalu bersyukur terhadap semua yang telah diberikan dan jadikan itu sebagai motivasi dalam hidup untuk tetap melangkah maju kedepan.

Demikian ulasan saya kali ini perihal wisata Gunung Argopuro atau pendakian Gunung Argopuro Situbondo via Baderan. Semoga dapat menambah wawasan tentang aneka destinasi wisata yang ada di tanah nusantara kita.